Tampilkan postingan dengan label Kupu - Kupu Tak Bersayap. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kupu - Kupu Tak Bersayap. Tampilkan semua postingan

7/07/2011

Kisah mengharukan : Ketulusan Cinta Seorang Anak Berusia 5 tahun


"Siang itu seperti biasa saya melangkahkan kaki ke Supermarket untuk belanja bulanan, Kalau saja weekend ini saya tidak diharuskan untuk pergi ke Cibubur, dan berkunjung kerumah saudara, saya akan tetap melanjutkan tidur hingga sore nanti.

Namun demikian, aku langkahkan juga kakiku menuju supermarket dan mataku langsung tertuju pada bagian mainan anak untuk membelikan mainan buat keponakan-keponakanku, dan disana aku mulai melihat-lihat harga, dan bertanya-tanya apa iya sih... anak-anak bermain dengan mainan-mainan semahal ini.

Sembari mencari-cari mainan dibagian itu, aku melihat seorang anak laki-laki kecil sekitar 5 tahunan, merapatkan sebuah boneka kedadanya sendiri. Dia terus menyentuh rambut boneka itu dengan.. tatapan yang sedih. Aku jadi bertanya-tanya untuk siapakah boneka itu. Kemudian si anak lelaki kecil itu memandang kepada seorang wanita tua yang berdiri disebelahnya: "Nek, nenek yakin kalau aku nggak punya cukup uang?" Wanita tua itu menjawab: "Kamu kan sudah tahu bahwa kamu nggak punya cukup uang untuk membeli boneka ini, sayang."Kemudian si nenek memintanya untuk diam disitu selama 5 menit sementara dia pergi berkeliling. Si nenek meninggalkannya dengan bergegas. Si anak lelaki kecil tetap memegang boneka itu dalam tangannya.
Akhirnya, aku mulai berjalan menuju kearahnya dan aku menanyakannya kepada siapa boneka itu akan diberikan?"Boneka inilah yang sangat diidamkan oleh adik perempuan saya dan dia sangat menginginkannya pada lebaran sekarang ini. Dia sangat yakin bahwa saya akan membawakan boneka ini untuknya." Aku mencoba meyakinkan bahwa kamu akan membawakan boneka itu untuk adiknya, dan kamu jangan mengkawatirkannya.Tapi kemudian dia menjawabku dengan sangat sedih. "Tidak.. Aku tidak mungkin membawakan boneka ini ketempat dia berada sekarang. Saya harus memberikannya kepada Ibu saya sehingga ibu dapat memberikannya ketika Ibu pergi ketempatnya." Matanya terlihat sangat sedih.. ketika dia mengatakan kalimat itu. "Adik saya telah pergi menghadap Tuhan. Ayah berkata bahwa Ibu juga akan pergi menemui Tuhan segera, jadi saya pikir tentunya Ibu bisa membawakan boneka ini untuk diberikan kepada adik saya."

Jantungku hampir putus rasanya, mendengar penjelasan anak itu...Betapa mata hati saya terbuka mendengar perkataan anak itu, bahwa masih ada yang namanya cinta di dunia ini yang sangat mulia dari hati seorang anak berusia 5 tahun. Karena selama ini saya merasa semua yang ada di dunia ini adalah semu termasuk rasa cinta yang saya miliki. Anak kecil itu memandang saya dan mengatakan: "Saya sudah pesankan ke Ayah untuk mengatakan ke Ibu jangan pergi dulu. Saya bilang tolong tunggu saya sampai saya pulang dari supermarket."Selanjutnya anak itu memperlihat selembar foto dirinya yang lucu dimana dia sedang tertawa. Dia kemudian berkata kepadaku: "Saya juga pengin Ibu membawa serta foto ini bersamanya, supaya Ibu tidak lupa denganku." "Aku sangat mencintai Ibuku.. padahal saya berharap Ibu tidak seharusnya meninggalkanku tapi.. Ayah berkata bahwa Ibu harus pergi untuk menemani adik perempuan saya." Kemudian.. ia memandangi boneka itu lagi dengan sedih dan mengusap rambutnya perlahan. Aku cepat mengambil dompetku dan mengeluarkan beberapa lembar uang dan berkata kepada anak itu: "Bolehkah aku hitung uangmu, mungkin kamu punya cukup uang?" "Baik..." katanya lirih. "Saya berharap ada cukup uangnya."Aku sisipkan uangku kedalam uangnya tanpa sepengetahuannya dan kami mulai menghitungnya. Ternyata uangnya cukup untuk boneka itu bahkan lebih. Anak laki itu berkata: "Terima kasih Tuhan atas pemberian uang ini." Kemudian dia memandangku dan menambahkan: "Kemarin, sebelum tidur saya memohon kepada Tuhan agar saya memiliki cukup uang untuk membelikan boneka ini, agar supaya Ibu dapat membawakannya untuk adikku.TernyataTuhan mendengarkanku." "Saya juga berharap memiliki cukup uang agar dapat membeli sekuntum mawar putih untuk Ibuku, tapi saya nggak berani meminta terlalu banyak kepada Tuhan. Tapi ternyata Tuhan memberiku uang cukup untuk membeli boneka ini dan juga mawar putih."

Saya mnyelesaikan belanjaan saya dengan sebuah perasaan yang amat sangat berbeda dengan ketika saya memulainya. Beberapa menit kemudian, wanita tua itu telah kembali dan aku pergi dengan trolley-ku.
Aku nggak bisa menghilangkan bayangan anak laki-laki itu dari ingatanku.Kemudian, aku ingat kepada sebuah artikel dari sebuah koran lokal 2 hari yang lalu, yang mengatakan bahwa seorang mabuk yang mengemudikan sebuah truk menabrak sebuah mobil yang sedang dikendari oleh seorang wanita muda dengan anak perempuannya yang masih kecil. Si anak perempuan meninggal seketika, dan ibunya masih hidup tetapi dalam keadaan kritis. Keluarganya harus mengambil keputusan apakah harus mencabut kabel dari mesin yang membantunya bertahan hidup, sebab wanita muda itu sudah tidak mungkin lagi lepas dari keadaan koma. Apakah mereka keluarga dari anak laki-laki kecil itu? Dua hari setelah pertemuanku dengan dengan anak laki-laki itu, aku baca disurat kabar bahwa wanita muda itu telah meninggal dunia. Aku segera bergegas dan pergi membeli seikat mawar putih dan pergi kesebuah pemakaman dimana jenazah di perlihatkan kepada para pelayat dan didoakan sebelum pemakaman. Ternyata wanita muda itu ada disana, terbaring didalam petinya, memegang setangkai mawar putih yang indah dengan selembar foto anak lelaki itu dan boneka diletakkan diatas dadanya.
Saya meninggalkan tempat itu.. sambil menangis, dan merasakan hidup saya telah berubah untuk selama-lamanya".

----> Kita tidak pernah mengetahui perasaan seorang anak berumur 5tahun, ternyata cinta yang dimiliki oleh anak berusia 5tahun jauh lebih besar daripada cinta orang dewasa. Cinta yang dimiliki oleh bocah lelaki itu kepada Ibu dan adiknya sangat tulus dan sungguh tidak terbayangkan. Semuanya hilang hanya dalam beberapa detik... hanya karena seseorang yang mabuk untuk beberapa saat, anak tersebut harus kehilangan orang-orang yang dicintainya untuk selamanya...

Moral dari cerita ini adalah:
  • Sediakan waktu untuk menghargai apa yang kamu miliki saat ini.
  • Cinta yang kita miliki dari dasar hati yang paling dalam adalah sesuatu yang sangat mahal harganya, tidak dapat dinilai dengan materi sekalipun.
  • Janganlah kita menyia-nyiakan waktu kita di dunia ini untuk selalu mencintai dan mengasihi orang-orang yang kita cintai agar kita dapat menikmati dan merasakan betapa sangat indah dan berarti hidup kita ini apabila kita hidup selalu dalam kasih sayang dan cinta, karena tanpa itu semua apalah arti hidup kita ini...??? ( Materi bukanlah tolak ukur kebahagiaan seseorang dalam menjalani kehidupan).
Seperti pepatah "Sesuatu baru terasa berharga ketika kita sudah kehilangan apa yang kita miliki" jangan sampai pepatah tersebut baru bernilai maknanya ketika semuanya sudah terjadi, jadikan pepatah tersebut sebagai pegangan hidup kita, syukuri dan jaga apapun yang kita miliki dalam hidup kita mulai dari sekarang......

7/04/2011

Lebih Suka Jadi Yang Mana? :)

Kalo kamu cewek, lebih suka jadi yang mana?
*orang2 sih ngeliat kalo dia lumayan cantik, pinter dlm kuliah, pinter dalam organisasi, aktifis, multi talented bisa buat orang tuanya seneng. tapi………..sebenernya dia butuh kasih sayang dari seseorang. sering kali hatinya menjerit dan menangis karena menginginkan hidup orglain yang sepertinya lebih bahagia.
ataaaaaauuuuu...
*kata orang2 dia biasa2 ajah, lumayan pinter, tp gak suka organisasi, ga bisa juga buat ortunya seneng. tapi……………….. dia ceria, ga gampang sedih dan ga punya cerita hidup yang menyedihkan.
yang mana kamu? :)

3/27/2009

AKU BUKAN AKU

Sampai Detik ini sepertinya aku masih belum menemukan diriku yang sesungguhnya, Mungkin lebih tepatnya seperti kalimat ini .... AKU BUKAN AKU
"Aku hanyalah gadis kecil yang lahir dan tumbuh dewasa ditengah tawa orang-orang yang selalu mengharapkan aku agar bisa menjadi yang terbaik diantara mereka, tetapi terkadang tidak pernah ada satupun dari mereka yang mengerti bagian "Sulitnya menjadi aku", bukan tak menikmati atau tidak bersyukur, faktanya aku sangat menikmati semuanya, semua yang aku miliki kebahagiaan, dan segala kemudahan dalam hidupku, hanya saja terkadang aku merasa tidak adil..... aku tidak pernah melakukan sesuatu untuk diriku sendiri, apa yang aku lakukan selama ini selalu demi dan demi orang lain, mungkin kalo ada orang yang bertanya pada beberapa orang yang berusaha mengakhiri hidupnya... "Betapa bodohnya dia melakukan hal seperti itu apa sebenarnya yang ada dipikirannya? #bunuhdiri , aku bukan salah satu dari mereka tetapi sekarang aku mulai mengerti.... mungkin bukan kata putus asa, merasa tidak bisa atau pikiran bahwa sudah tidak ada lg jalan keluar untuk masalah mereka... hanya saja mereka merasa LELAH :) ---> lagi2 aku cuma bisa mengerti perasaan orang lain saja--, aku..... bukan merasa tidak bisa, apapun yang aku kerjakan (lebih tepatnya harus aku kerjakan) selalu bisa aku kerjakan dengan baik, bahkan hasilnya selalu lebih baik dari yang mereka harapkan, hanya saja hal seprti ini kadang membuat aku merasa kasian pada diriku sendiri, aku mulai merasa menjadi sama seperti mereka dalam memperlakukan diriku, secara tidak sadar aku mulai menyiksa diriku sendri, dengan menuntut apapun yang terbaik dari diriku, aku mulai menyalahkan diri sendiri ketika aku tidak bisa mencapai sesuatu yang sudah menjadi targetku, apapun itu, aku mulai menghukum diriku sendiri dengan memaksa untuk mengulang semuanya sampai aku bisa mendapatkan yang paling dan yang terbaik dalam mengerjakan atau melakukan sesuatu, aku bekerja keras untuk menjadikan semuanya sempurna...... Namun ada kalanya aku berhenti bekerja... Dan.... Ketika aku gagal semua orang hanya bisa menyalahkan aku, akupun ikut menyalahkan diriku sendiri, namun sekali lagi aku mengerti : disaat semua orang mengadili dan menyalahkan seorang aku, bgitupun diriku i.... Disaat seperti itu aku hanya bisa berdiri didepan cermin sambil menangis....., tetapi semakin aku melihat ke dalam cermin kemudian aku sadar didalam sana ada seseorang yang seharusnya aku bantu untuk berdiri, seseorang yang sudah berusaha semaksimal mungkin untuk melakukan semuanya, seseorang yg seharusnya diberi penghargaan untuk semua yang udah dia lakukan, dan tidak ada satu orangpun yang bisa mengerti selain aku sendiri..... Untuk Seseorang didalam cermin:... Maafin aku... #NoBody'sPerfect :) #SayangiDirimu


 

kupukupunyadita.blogspot.com. Design By: ditawebcreation